Standar IEC 61089 AAC Konduktor Aluminium Murni

Standar IEC 61089 AAC Konduktor Aluminium Murni

Spesifikasi:

    IEC 61089 adalah standar Komisi Elektroteknik Internasional.
    IEC 61089 menetapkan persyaratan untuk konstruksi dan karakteristik konduktor.
    Spesifikasi IEC 61089 untuk konduktor listrik terpilin udara dengan lilitan konsentris kawat bulat

Detail Singkat

Tabel Parameter

Detail Singkat:

Kabel AAC juga dikenal sebagai konduktor aluminium terpilin. Kabel ini diproduksi dari aluminium yang dimurnikan secara elektrolitik, dengan kemurnian minimum 99,7%. Oleh karena itu, kabel ini memiliki ketahanan korosi yang baik, konduktivitas tinggi, bobot ringan, struktur sederhana, pemrosesan dan pemasangan yang mudah, biaya rendah, dan masa pakai yang lama. Namun, konduktor AAC memiliki kekuatan tarik yang rendah dan tidak cocok untuk saluran transmisi dan distribusi dengan bentang panjang.

Aplikasi:

Konduktor aluminium murni AAC cocok untuk saluran distribusi udara dengan bentang pendek, kekuatan tarik rendah, dan persyaratan konduktivitas tinggi, seperti saluran distribusi di daerah perkotaan. Permukaan konduktor tidak memiliki lapisan isolasi, sehingga cocok untuk saluran udara yang tidak memerlukan isolasi. Kabel AAC dapat diaplikasikan untuk saluran distribusi udara yang membutuhkan kekuatan tinggi, ketahanan korosi, dan permukaan yang lebih keras daripada aluminium murni. Konduktor ini memiliki ketahanan korosi yang sangat baik dan cocok untuk digunakan di daerah pesisir dan lingkungan yang tercemar. Konduktor ini juga umum digunakan pada saluran udara tegangan rendah dan menengah, menara transmisi, gardu induk, dll.

Konstruksi:

Kabel AAC jenis ini terdiri dari satu atau lebih lapisan aluminium murni AA1350-H19 yang ditarik keras.

Konduktor Aluminium AAC

Bahan Kemasan:

Drum kayu, drum baja-kayu, drum baja.

Spesifikasi Konduktor Aluminium Kabel AAC Standar IEC 61089

Penampang Melintang Jumlah Kawat Terpilin Diameter Massa Linier Kekuatan yang Dinilai Resistansi DC Maksimum pada 20℃
Kabel Konduktor
mm² - mm mm kg/km kN Ω/km
10 7 1.35 4.05 27.4 1,95 2.8633
16 7 1,71 5.12 43.8 3.04 1.7896
25 7 2.13 6.4 68,4 4.5 1.1453
40 7 2.7 8.09 109.4 6.8 0,7158
63 7 3.39 10.2 172.3 10.39 0,4545
100 19 2.59 12.9 274,8 17 0,2877
125 19 2,89 14.5 343.6 21.25 0,2302
160 19 3.27 16.4 439,8 26.4 0,1798
200 19 3.66 18.3 549,7 32 0,1439
250 19 4.09 20.5 687.1 40 0,1151
315 37 3.29 23 867,9 51,97 0,0916
400 37 3.71 26 1102 64 0,0721
450 37 3,94 27,5 1239.8 72 0,0641
500 37 4.15 29 1377.6 80 0,0577
560 37 4.39 30.7 1542.9 89,6 0,0515
630 61 3.63 32.6 Tahun 1738.3 100.08 0,0458
710 61 3,85 34.6 Tahun 1959.1 113.6 0,0407
800 61 4.09 36,8 2207.4 128 0,0361
900 61 4.33 39 2483.3 144 0,0321
1000 61 4.57 41.1 2759.2 160 0,0289
1120 91 3,96 43,5 3093,5 179.2 0,0258
1250 91 4.18 46 3452.6 200 0,0231
1400 91 4.43 48.7 3866,9 224 0,0207
1500 91 4.58 50.4 4143.1 240 0,0193